Cara Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Terbaru

OSZ : Cara Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Terbaru

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang mengacu pada standar kompetensi kelulusan, dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan.

Penentuan KKM mengacu pada 3 hal berikut : 

Kompleksitas materi/kompetensi
Intake (kualitas peserta didik)
Daya dukung sekolah
TAHAPAN - TAHAPAN PENENTUAN KKM 

1. KKM KD
2. KKM MP
3. KKM TINGKATAN KELAS 

MENENTUKAN INTERVAL PREDIKAT NILAI 







Penilaian Hasil Belajar Di Madrasah ( MI, MTs dan MA )

OSZ : Penilaian Hasil Belajar Di Madrasah ( MI, MTs dan MA )

Pengertian 
Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi/data untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.
  1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik adalah proses pengumpulan informasi/data tentang capaian kompetensi peserta didik pada aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan. 
  2. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan adalah proses pengumpulan informasi/data tentang capaian kompetensi peserta didik pada aspek pengetahuan dan aspek keterampilan.
  3. Penilaian hasil belajar oleh Pemerintah adalah proses pengumpulan informasi/data tentang capaian kompetensi peserta didik pada aspek pengetahuan. 

Tujuan Penilaian 

Tujuan Penilaian: untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik pada aspek Sikap, aspek Pengetahuan dan aspek Keterampilan.
Fungsi Penilaian:
  1. Formatif : Perbaikan proses pembelajaran dan cara belajar peserta didik.
  2. Sumatif  : mengetahui keberhasilan peserta didik pada akhir semester, akhir tahun, dan akhir masa pendidikan di satuan pendidikan;
  3. Evaluatif : mengevaluasi pengelolaan pembelajaran di kelasa maupun program satuan pendidikan.
PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN

Sahih = penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur
Adil = Penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena perbedaan SARA, gender, status ekonomi dll.
Obyektif = penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai
Terbuka = dapat diakses oleh semua pihak.
Beracuan Kriteria = Keberhasilan peserta didik bukan dibandingkan dengan teman2nya tetapi dengan kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan.
Akuntabel = Dapat dipertanggungjawabkan kpd pihak internal maupun ekternal.





Link Download : 








Back To Top